Tujuan Penciptaan Manusia Adalah Untuk Beribadah

Tujuan Penciptaan Manusia Adalah Untuk Beribadah


Dalam sejarah, munculnya manusia di muka bumi cukup mengundang kontroversi di kalangan ilmuwan setelah manusia dihadapkan kepada hasil penelitian seorang naturalis Inggris Charles Robert Darwin (1809-1882) tentang evolusi manusia yang menyatakan bahwa manusia berasal dari kera versus manusia Bani Adam (anak cucu Adam) menurut ajaran Islam (Al-Quran dan Sunnah), dan Adam diposisikan sebagai manusia pertama. Kontroversi itu berangkat dari dua pandangan yang berbeda. Satu sisi, Darwin menyodorkan konsep munculnya manusia melalui teori evolusi dengan pendekatan biologis dan geologis. Manusia terjadi karena proses evolusi melalui seleksi alam dan adaptasi lingkungan. Di sisi lain, Al-Quran menyebut manusia (selain al-insan dan an-nas) dengan istilah Bani Adam yang berarti menyangkut asal-usul manusia, yaitu keturunan dari Adam. Adamlah nenek moyang umat manusia dan dialah manusia pertama.

Ketaatan kepada Allah ditentukan oleh siklus biologis manusia

Ketaatan kepada Allah ditentukan oleh siklus biologis manusia


Semua spesies memiliki mekanisme waktu atau jam alami yang mengontrol periode aktivitas mereka. Jam ini dikenal sebagai ritme sirkadian dan merujuk siklus proses fisiologis dan biologis yang berfluktuasi pada jadwal kira-kira 24 jam. Manusia  mungkin telah memperhatikan kecenderungan ini sendiri, merasa lebih energik dan waspada selama periode tertentu (misalnya pagi hari) dan lebih lesu dan malas diwaktu lain (misalnya malam hari). (Nadiya Thayyarah: 2013, 41)

SEKOLAH/MADRASAH SEBAGAI ORGANISASI

SEKOLAH/MADRASAH SEBAGAI ORGANISASI
PENDAHULUAN
            Sekolah/madrasah sebagaimana yang kita kenal sekarang, sebelum kelahiran Islam, memang belum begitu terkenal, namun pada masa jahiliyah institusi pendidikan yang disebut dengan nama kuttab sudah ada pada masa Nabi Muhammad SAW. Dan sudah berjalan terutama disekitar masjid, sufah d an rumah, dimana Nabi Muhammad SAW. Sebagai guru nya dan para sahabat sebagai muridnya, rumah dan masjid atau suffa sebagai tempat belajarnya. Dengan demikian maka sekolah/madrasah merupakan bagian dari warisanNabi Muhammad SAW sebagai institusi pendidikan.

URGENSI TAFSIR DALAM KAJIAN ISLAM

URGENSI TAFSIR DALAM KAJIAN ISLAM


A.  PENDAHULUAN
Al- Qur’an menjadi salah satu mukjizat besar Nabi Muhammad SAW, sebab turunnya al- Qur’an melalui perantara beliau, al- Qur’an mempunyai peranan yang sangat penting untuk keberlangsungan umat manusia di dunia. Betapa tidak, semua persoalan manusia di dunia sebagian besar dapat ditemukan jawabannya pada al- Qur’an. Oleh karenannya kemudian al- Qur’an di yakini sebagai firman Allah yang menjadi sumber hukum Islam pertama sebelum Hadist.

MEMBANGUN BUDAYA MUHASABAH

MEMBANGUN BUDAYA MUHASABAH


Islam telah meletakan posisi muhasabah (social control) sebagai aspek penting dalam membangun kehidupan masyarakat. Social control merupakan bagian amar ma’ruf dan nahyi munkar yang harus dilakukan oleh siapapun baik perorangan maupun kelompok. Fungsi social control tersebut adalah meletakan sebuah perkara kembali pada relnya, mengembalikan posisi yang salah menjadi benar, dan meneguhkan yang sudah benar untuk secara konsisten dilaksanakan. Banyak peristiwa yang pernah terjadi pada masa Rasulullah saw. dan para sahabatnya yang dapat menjadi ibrah/pelajaran dan teladan bagi kita.
Di antara peristiwa itu adalah